Kuliah Umum Successful Execution Strategy in Digital Era (Strategic Thinking in a Distruptive Era)

Kuliah Umum Successful Execution Strategy in Digital Era (Strategic Thinking in a Distruptive Era)

Program Studi S1 Manajemen Fakultas Bisnis dan Manajemen (FBM) menyelenggarakan Kuliah Umum Manajemen Strategik dengan tema Successful Execution Strategy in Digital Era (Strategic Thinking in a Distruptive Era) pada hari Rabu (16 Mei 2018) di Ruang Seminar Lantai 4 Gedung A. Kegiatan yang dihadiri oleh dosen-dosen Manajemen Strategik dan hampir oleh 140 mahasiswa UTama ini merupakan suatu wadah khususnya bagi mahasiswa UTama untuk mengetahui implementasi teori Manajemen Strategik dalam prakteknya di dunia bisnis terutama pada Era Digital saat ini yang sangat dinamis dan penuh tantangan sehingga mampu mengeksekusi strategis bisnisnya dengan sukses dan mencapai tujuan perusahaan yang berdaya saing. Selain untuk menambah pengetahuan mahasiswa, kegiatan ini pun diharapkan mampu menumbuhkan karakter-karakter positif yang mendukung kesuksesan mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut Program Studi S1 Manajemen (FBM) mengundang praktisi / expert di bidang Manajemen Strategik sebagai narasumber yaitu Rizqi Ayunda Pratama ?yang merupakan Chief Executive Officer (CEO) dari PT INTI Konten Indonesia (INTENS). INTENS merupakan anak perusahaan dari PT INTI (Persero) dan didampingin oleh Vina Silviani Marinda selaku Moderator yang merupakan Dosen Manajemen Strategik di FBM UTama.

FullSizeRender 1024x601 - Widyatama Bekali Mahasiswa Pandai Berstrategi melalui Kuliah Umum Successful Execution Strategy in Digital Era (Strategic Thinking in a Distruptive Era)

Pria kelahiran Aceh 08 Februari 1989 ini memaparkan pengalamannya dalam manajemen strategik dan mengelola perusahaan yang dipimpinnya sehingga mampu sukses dalam menjalankan strategi bisnisnya. Menurutnya sebagai salah unsur dari manajemen perusahaan, dalam menyusun dan mengimplemetasikan strategi perusahaan tidak boleh hanya memandang penting faktor lingkungan eksternal seperti konsumen dan pesaing saja, tetapi juga faktor lingkungan internal, seperti SDM, team work, culture, lingkungan kerja dan proses bisnis, harus menjadi fokus. Ia juga menceritakan Top 10 International Company yang telah berhasil dalam mengeksekusi strategi bisnisnya seperti Amazone.com, Google, dan Uber. Pria yang telah berhasil meningkatkan performa perusahannya hingga 800% ini menekankan bahwa diperlukan attitude yang sempurna dalam segala kondisi agar sukses dalam menjalankan strategi, yaitu integrity, responsibility, creativity & innovation, dsb.

Kuliah umum ini berlangsung dengan sangat kondusif dan efektif serta didukung oleh mahasiswa yang sangat kooperatif, aktif, dan penuh semangat. Ditutup oleh jargon disampaikan Moderator dan diikuti oleh para mahasiswa yaitu Siap, Siap, Bisa!, semua memper-siap-kan diri, semua siap merencanakan dan mengeksekusi strategi, semua bisa menjadi CEO Muda yang sukses! (Vina Silviani Marinda/FBM)